PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dengan meraih dua penghargaan bergengsi di bidang kesejahteraan keluarga dan penanganan stunting. Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program-program prioritas pemerintah.
Penghargaan pertama diterima dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Timur atas partisipasi aktif PHKT dalam program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Sementara penghargaan kedua diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) atas keterlibatan perusahaan dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.
Dalam penyerahan penghargaan yang berlangsung pertengahan Oktober 2025, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Dukungan PHKT terhadap Program TAMASYA telah memperkuat kapasitas layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas. Kolaborasi semacam ini menjadi contoh konkret sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga Indonesia,” ujarnya.
Program TAMASYA sendiri merupakan terobosan BKKBN yang menitikberatkan pada layanan penitipan anak berbasis keluarga dan komunitas. Program ini dirancang untuk membantu orang tua, khususnya pekerja, dalam menyediakan lingkungan yang optimal bagi tumbuh kembang anak melalui pendekatan pengasuhan yang sehat dan penuh perhatian.
Sementara itu, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat umum. Program ini berfokus pada pemberian dukungan gizi, pendampingan, dan edukasi kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHKT secara konsisten berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Kabupaten PPU.
Menurut perwakilan manajemen PHKT, penghargaan ini mencerminkan dedikasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasinya. “Keberlanjutan dimulai dari keluarga. Melalui dukungan terhadap program pengasuhan anak dan pencegahan stunting, kami bertekad untuk terus memberikan manfaat nyata bagi perkembangan generasi penerus bangsa,” jelas Elis Fauziyah, Head of Communication, Relations & CID Zona 10.
Berbagai program pengembangan masyarakat yang dijalankan PHKT sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kelaparan. Dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting berkontribusi pada peningkatan status gizi anak, sementara Program TAMASYA sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Seluruh inisiatif ini diimplementasikan dengan mengedepankan prinsip kemitraan, melalui sinergi antara PHKT, pemerintah daerah, BKKBN, dan masyarakat. Hal ini merupakan wujud nyata kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” tambah Elis.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHKT terus berkomitmen untuk menjalankan operasionalnya sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Beragam inovasi dan penerapan teknologi terus dilakukan untuk memastikan produksi energi yang selamat, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.












