Bisnis

BI Pangkas Suku Bunga, IHSG Tembus Rekor Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa

Unknown's avatar
28
×

BI Pangkas Suku Bunga, IHSG Tembus Rekor Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa

Share this article

BB – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak sejarah dengan menutup perdagangan di level tertinggi sepanjang masa. Pada Rabu (17/9/2025), IHSG menguat 0,85% atau setara 67,48 poin ke posisi 8.025,18, melampaui rekor sehari sebelumnya di 7.957,69.

Sehari setelahnya, Kamis (18/9), bursa masih menunjukkan aktivitas tinggi. Tercatat 380 saham menguat, 335 terkoreksi, dan 241 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp17,76 triliun dengan volume 38,98 miliar lembar saham yang berpindah tangan dalam 2,05 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar melonjak hingga Rp14.516 triliun.

Efek Kebijakan BI

Kenaikan tajam ini tidak lepas dari keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Kebijakan moneter tersebut langsung memberi sentimen positif, khususnya pada sektor perbankan.

Saham BRI (BBRI) menjadi motor penggerak IHSG dengan kontribusi 13,18 poin setelah naik 2,18% ke Rp4.220. Bank Permata dan Bank Tabungan Negara juga mencatatkan lonjakan signifikan. Meski begitu, beberapa saham big caps seperti BCA dan CIMB Niaga masih terkoreksi.

Sektor Lain Ikut Menguat

Selain perbankan, sektor teknologi juga menunjukkan performa cemerlang. Saham emiten teknologi milik konglomerat James T. Riady, Multipolar Technology (MLPT), berhasil menyentuh batas auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 20%, memperpanjang tren positif dalam tiga hari terakhir.

Fokus Kebijakan BI

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, penurunan suku bunga dilakukan untuk memperkuat momentum pemulihan ekonomi nasional. “Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan inflasi yang masih terkendali serta kebutuhan mendukung pertumbuhan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dengan kebijakan ini, pasar berharap sektor riil mendapatkan stimulus tambahan, sementara investor menilai langkah tersebut sebagai sinyal keberlanjutan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *